Minggu, 15 Oktober 2017

ANALOG DAN DIGITAL

1. Komputer anaog dan komputer Digital

A. Komputer analog

Pengertian komputer analog
Komputer analog, sesuai dengan namanya merupakan jenis komputer yang bekerja secara analog, tanpa menggunakan komponen yang bersifat digital. Komputer analog merupakan seperangkat alat elektronik dan juga mekanikal yang dibuat untuk memecahkan operasi tertentu, yang melakukan analisa data yang bersifat kontinyu dengan tipe data berupa besaran fisik dan juga angka secara kuantitatif.

Komputer analog juga saat ini banyak dikenal sebagai mesin analog. Secara umum, komputer analog memiliki beberapa ciri utama. Berikut ini adalah beberapa ciri utama dari komputer analog :

Data yang diukur bersifat kuantitatif
Hasil penghitungan ditunjukkan secara fisik, misalnya dalam bentuk jarum dan juga angka

Biasanya hanya berguna untuk melakukan pengukuran ataupun penghitungan yang terbatas (hanya beberapa satuan saja)

Sejarah komputer analog

Sejarah komputer analog sebenarnya sudah sangat panjang, jauh sebelum komputer digital mulai diciptakan. Sejarah dari sebuah komputer analog juga tidak lepas dengan sebuah mesin, yang saat ini kita ketahui sebagai differential analyzer.

Mesin differential analyzer ini diketahui merupakan salah satu bentuk komputer analog pertama yang digunakan dan juga diciptakan di dunia. Mesin komputer analog differential analyzer ini dibuat oleh seorang ilmuwan asal MIT, yaitu Dr. Vannevar Bush. Sejak pertama kali diciptakan komputer sering mengalami perbaikan hingga akhirnya menjadi perangkat yang bisa digunakan.

Perancangan Alat yang Membantu Proses Kalkulus Diferensial

Meskipun Dr. Bush sudah diakui sebagai penemu mesin komputer analog yang pertama, pada rentang tahun 1921 hingga 1931, namun demikian penelitian mengenai mesin komputer analog sudah berjalan jauh sebelum itu. Pada tahun 1836, seorang fisikawan asal Prancis, yaitu Gaspard-Gustave Coriolis merancang sebuah mesin mekanikal yang dapat membantu memecahkan masalah perhitungan kalkuus, yaitu diferensiasi.

Diferensiasi atau juga dikenal dengan nama kalkulus diferensial merupakan salah satu cabang ilmu kalkulus, yang mempelajari mengenai perubahan dalam suatu fungsi berdasarkan perubahan input nilainya. Penggunaan kalkulus diferensial banyak menggunakan metode integral dan juga metode turunan dalam hampir seluruh bidang, seperti bidang fisika, kimia, dan juga bidang matematika teknik.



Kembali pada pembuatan konsep mesin differential analyzer, konsep mesin mekanikal ini diciptakan ketika penggunaan kalkulus diferensial mulai banyak digunakan dan sulit untuk melakkan penghitungan. Maka dari itu, banyak penelitian mengenai pengembangan mesin differential calculus.

Setelah Coriolis, maka ada seorang bernama James Thomson yang pada tahun 1876 mempublikasikan mengenai sebuah alat atau device yang mampu mengintegrasikan penghitungan diferensial ke dalam berbagai metode. Device atau alat ini disebut dengan nama Integrating Machine.

Dengan perkembangan dari integrating machine, maka barulah kemudian Dr. Bush bersama dengan rekannya, Harold Locke Hazen membuat dan memperkenalkan differential analyzer ke publik. Saat itu, penggunaan mesin differential analyzer mulai banyak digunakan, sehingga dianggap sebagai bentuk komputer analog pertama.


Itulah sejarah singkat mengenai komputer analog pertama, dimana pembuatan mekanikal komputer analog berupa differential analyzer kemudian memicu perkembangan dari pembuatan komputer analog untuk berbagai kepentingan, tidak hanya pada kepentingan kalkulus dan ilmu matematika saja, namun juga untuk kepentingan praktis, yang bisa digunakan oleh masyarakat luas.

Penggunaan dan contoh komputer analog

Karena hanya dapat membaca besaran data secara fisik dan juga bersifat data kontinyu, maka komputer analog tentu saja memiliki beberapa keterbatasan. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan komputer analog dan juga beberapa contoh dari komputer analog yang banyak digunakan secara umum:

1. Voltmeter

Voltmeter merupakan salah satu jenis komputer analog atau mesin analog yang banyak digunakan untuk kepentingan teknik dan juga mekanikal, yang berhubungan dengan tegangan listrik. Voltmeter merupakan salah satu jenis komputer analog, karena:

Voltmeter hanya mengukur satu besaran fisik saja
Voltmeter dapat bekerja secara kontinyu
Voltmeter bekerja dengan menggunakan angka dan juga jarum
Meskipun sekarang sudah ada voltmeter digital, akan tetapi penggunaan voltmeter analog masih banyak digunakan, karena dinilai cukup praktis dan juga ekonomis. Meskipun begitu, voltmeter analog tidak dapat menunjukkan besaran angka secara pasti dan persis, sehingga user hanya dapat mengira-ngira posisi yang jarumg menunjukkan angka berapa.
Voltmeter hanyalah satu contoh saja dari penggunaan komputer analog ataupun mesin analog. Pada dasarnya, masih banyak lagi jenis komputer dan juga mesin analog lainnya.

2. Amperemeter
Amperemeter merupakan mesin atau komputer analog yang digunakan untuk mengukur besaran listrik, yaitu ampere. Penggunaan amperemeter juga sering dikombinasikan dengan voltmeter, dimana voltase atau tegangan apabila dikalikan dengan besaran ampere, akan menghasilkan besaran watt atau daya listrik.

3. Speedometer
Speedometer merupakan komputer atau mesin analog yang mengukur kecepatan. Kebanyakan, pengukuran kecepatan yang dilakukan oleh speedometer menggunakan rumus diameter ban, dan juga perputaan dari ban. Hal ini membuat speedometer seringkali tidak berlaku universal, karena apabila terjadi perubahan ukuran ban atau roda, maka akan mempengaruhi hasil dari pengukuran speedometer.

4. Seismograph
Seismograph banyak digunakan pada daerah pegunungan berapi yang aktif. Seismograph merupakan alat pencatat gempa, dimana dengan seismograpdh, akan menunjukkan seberapa kuat gempa yang dihasilkan, dengan menggunakan output berupa garis-garis.

5. Thermometer

Thermometer merupakan alat atau komputer analog yang biasa digunakan untuk mengukur suhu, kebanyakan adalah suhu ruangan dan juga kabin mobil.

B. Komputer Digital

Pengertian komputer digital

Pengertian Komputer Digital

Jika anda bertanya mengenai pengertian tentang komputer digital, maka sebetulnya ia adalah komputer yang sering kita pakai untuk aktivitas sehari-hari. Jika dibandingkan dengan komputer kuantum, maka ia sama sekali berbeda. Microprocesor atau apa yang disebut dengan CPU (Central Processing Unit) adalah inti dari elemen komputer digital; bentuknya chip kecil dan terdiri dari transistor-transistor yang begitu banyak.


Komputer jenis ini dimanfaatkan untuk mengolah data baik dalam bentuk huruf maupun angka. Ia seringkali dignakan untuk aplikasi bisnis dan teknik. Diantara keunggulannya adalah tingkat ketepatannya yang sangat tingggi, output yang dihasilkan bisa berupa, huruf, angka, gambar maupun grafik, dapat menyimpan data, data yang disimpan bisa dikoreksi, dan ia dapat melakukan operasi logika.

Contoh komputer digital


  • Laptop
  • Netbook
  • Personal Digital Assistant(PDA)
  • Minicomputer
  • komputer server
  • Supercomputers
  • Komputer tablet
Kompunen komputer digital

Terdapat tiga komponen utama dalam komputer digital: 1. Hardware, yang terdiri dari Input/Output Device (I/O Device); Storage Device (perangkat penyimpanan); Monitor /Screen Monitor; Casing Unit., dan Central Procesing Unit (CPU). 2. Software, yang terdiri dari Sistem Operasi, Program Utility, Program Aplikasi, Program Paket, dan Bahasa Pemrograman, PHP, ASP, dBase, Visual Basic, dll. 3. Brainware (User)

2. Perbedaan Televisi analog dan Televisi digital

Televisi digital
  • Televisi digital menggunakan teknologi DVB-T yang mampu memultipleks beberapa program sekaligus
  • paling ekonomis sesuai dengan kebutuhan dari negara yang mengoperasikan.
  • Pengiriman sinyal gambar, suara dan data telah menggunakan sistem transmisi digital dengan menggunakan satelit yang umumnya dimanfaatkan sebagai siaran TV-Berlangganan
Televisi analog

  • Menggunakan teknik pita spectrum frekuensi radio
  • Memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi,
  • Kualitas gambarnya masih kalah dari televisi digital
3. perbeddan music analog dan music digital

Music Analog
  • Analog dihasilkan dengan variasi dari tekanan suara asli. Variasi tekanan udara diubah terlebih dahulu (oleh transuder seperti microphone) ke listrik sinyal.
  • Sistem analog biasanya berperforma lebih baik, suaranya masih sama dengan suara asli.
  • Rekaman analog berkualitas baik.
  • Ketidaksempurnaan peralatan analog dapat menimbulkan distorsi (gangguan) seperti bergetar, tape mendesis (seperti dalam kasus kaset)
Music Digital
  •  Digital dihasilkan mengubah sifat fisik dari suara asli ke dalam urutan angka, yang kemudian dapat disimpan dan dibaca kembali untuk re-produksi.
  • Biasanya berperforma kurang baik dari analog dan suaranya tidak sama dengan yang asli
  • Berkualitas lebih rendah dari analog
  • Peralatan digiral mengurangi tingkat kebisingan ketika rekaman.
SUMBER :
- Theodore KS. 2013 . Rock 'n Roll: Industri Musik Indonesia dari Analog ke Digital. Jakarta : Buku Kompas
- http://duniasatelitparabolaa.blogspot.co.id/2013/10/tv-digital-vs-tv-analog-apa-bedanya.
- http://dosenit.com/ilmu-komputer/komputer-dasar/komputer-analog
- https://multimediasatu13.wordpress.com/2015/09/27/audio-audio-analog-dan-digital/
- http://blogpustakadigital.blogspot.sg/2013/09/pengertian-dan-contoh-komputer-digital.html